Senin, 30 Januari 2017

Nama-nama Demang/ Lurah/ Kepala Desa Kesongo

NAMA-NAMA DEMANG/ LURAH/ KEPALA DESA
SEBELUM DAN SESUDAH BERDIRINYA DESA KESONGO KECAMATAN TUNTANG

No
PERIODE
NAMA KEPALA DESA
KETERANGAN
1
Tidak diketahui
RADEN WIRYO
Sebelum Tahun 1860
2
1880 s/d 1920
RADEN KARTUBI
-
3
1920 – 1963
MERTOSUHARJO
-
4
1963 – 1990
RADEN YITNODIHARJO
-
5
1990 – 1993
DHOFARI
-
6
1993 – 2005
MUSTAINUDIN
-
7
2005 s/d sekarang
ACHMAD ADRO’I
-


Perangkat Desa (2016)

Kepala Desa                     : Ahmad Adro'i
Sekretaris Desa                : Sumyani, S.Ag
Kaur Keuangan                 : Ruhoro
Kaur Pembangunan           : Arifin
Kaur Pemerintahaan          : Ma'arif
Kaur Kesra                       : ----
Kaur Umum                      : ----

Strategi Pembangunan Desa Kesongo Kecamatan Tuntang

depoknews.id

 
Program Desa diawali dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa yang dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, tokoh Agama, RT / RW, Pemerintah Desa beserta BPD, dalam rangka penggalian gagasan.

Dari penggalian gagasan tersebut dapat diketahui permasalahan yang ada di Desa dan kebutuhan apa yang diperlukan oleh masyarakat, sehingga aspirasi seluruh lapisan masyarakat bisa tertampung. Sebagai wakil dari masyarakat, BPD berperan aktif membantu pemerintah desa dalam menyusun program Pembangunan.

Pemerintah Desa beserta BPD merumuskan program Pembangunan Desa, dalam hal ini menyusun Pembangunan apa yang sifatnya mendesak, dan harus dilakukan dengan segera; dalam arti menyusun skala prioritas.

Musrenbang merupakan agenda tahunan, di mana warga saling bertemu mendiskusikan masalah yang mereka hadapi dan memutuskan prioritas pembangunan jangka pendek. Ketika prioritas telah tersusun, kemudian di usulkan kepada pemerintah di level yang lebih tinggi, dan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) usulan masyarakat dikategorisasikan berdasar urusan dan alokasi anggaran.

Proses penganggaran partisipatif ini menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan mereka pada pihak pemerintah. Proses Musrenbang juga terjadi di level kecamatan dan kota/ kabupaten; demikian pula di provinsi dan nasional.

Musrenbang merupakan pendekatan bottom-up di mana suara warga bisa secara aktif mempengaruhi rencana anggaran kota dan bagaimana proyek-proyek pembangunan disusun.


Masyarakat di tingkat lokal dan pemerintah punya tanggung jawab yang sama berat dalam membangun wilayahnya. Masyarakat seharusnya berpartisipasi, karena ini merupakan kesempatan untuk secara bersama menentukan masa depan wilayah. Masyarakat juga harus memastikan pembangunan yang dilakukan pemerintah sesuai dengan kebutuhan.

Visi dan Misi Desa Kesongo Kecamatan Tuntang


VISI DESA

MEWUJUDKAN DESA KESONGO MENJADI  DESA “BERMARTABAT” DAN MANDIRI MELALUI BIDANG PERTANIAN DAN INDUSTRI KECIL


Nilai-nilai yang melandasi:

Selama bertahun-tahun Desa Kesongo menyandang gelar sebagai  Desa Kategori desa Merah atau Miskin. Sebuah sebutan yang sangat tidak membanggakan padahal sumber daya yang ada cukup memadai, hanya saja penangangannya kurang maksimal.

Sebagian besar warga nelayan, petani dan buruh tani juga ada yang memelihara hewan ternak meski dalam skala kecil, biasanya hanya digunakan untuk investasi jangka pendek.


Makna yang terkandung :

Terwujudnya 
:Terkandung didalamnya peran pemerintah dalam mewujudkan   DesaKesongo  yang mandiri secara ekonomi

Desa Kesongo  
:Adalah satu kesatuan masyarakat hukum dengan segala potensinya dalam sistem pemerintahan di wilayah Desa Kesongo.

Bermartabat
:adalah Bersih, Makmur, Ta’at, Baik dan Tenteram

Mandiri                
:Adalah suatu kondisi kehidupan yang kreatif, inovatif, produktif dan  partisipatif sehingga mampu memenuhi kebutuhannya sendiri

Pertanian            
:Bahwa sektor pangan adalah hal utama dalam perekonomian, sehingga tidak akan terjadi rawan pangan di Desa Kesongo.


MISI DESA

1. Memperbaiki dan menambah sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk Meningkatkan SDM melalui pendidikan formal maupun informal.

2. Bekerja sama dengan petugas penyuluh lapangan untuk meningkatkan hasil pertanian dan nelayan.

3.     Meningkatkan usaha Pertanian dan perikanan.

4.     Meningkatkan dan mengelola Pendapatan Asli Desa.

5.    Mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih melalui pelaksanaan Otonomi Daerah.

Monografi Desa Kesongo Kecamatan Tuntang

harian7.com


NO.
URAIAN
JUMLAH
KETERANGAN
1
Kependudukan
A. Jumlah Penduduk (Jiwa)
7.507
B. Jumlah KK
2.150
C. Jumlah laki-laki
a. 0 – 15 tahun
827
b. 16 – 55 tahun
2.499
c. Di atas 55 tahun
457
D. Jumlah perempuan
a. 0 – 15 tahun
812
b. 16 – 55 tahun
2.388
c. Diatas 55 tahun
524
2
Kesejahteraan Sosial
A. Jumlah KK Prasejahtera
76
B. Jumlah KK Sejahtera
126
C. Jumlah KK Kaya
215
D. Jumlah KK Sedang
1.132
E. Jumlah KK Miskin
601
3
Tingkat Pendidikan
A. Tidak/belum tamat SD
1.561
B. SD
3.099
C. SLTP
1.486
D. SLTA
1.133
E. Diploma/Sarjana
228
4
Mata Pencaharian
A. Buruh Tani
639
B. Petani
487
C. Peternak
10
D. Pedagang
11
E. Tukang Kayu
17
F. Tukang Batu
55
G. Penjahit
13
H. PNS
25
I. Pensiunan
51
J. TNI/Polri
8
K. Perangkat Desa
15
L. Pengrajin
25
M.Industri kecil
32
N. Buruh Industri
105
O. Lain-lain
743
5
Agama
A. Islam
7.443
B. Kristen
50
C. Protestan
-
D. Katolik
13
E. Hindu
-
F. Budha
1


Peta Administratif Desa Kesongo Kecamatan Tuntang

PETA ADMINISTRATIF

Titik Koordinat Desa: -7.291437, 110.462869



GAMBARAN UMUM DESA KESONGO (Tapal Batas)

         NO
URAIAN
KETERANGAN
1
Luas wilayah                :    158.566 Ha
2
Jumlah Dusun (RW)    :  8 (Delapan)
1) Dusun Ngentaksari 
2) Dusun Krajan
3) Dusun Kesongolor
4) Dusun Ngreco
5) Dusun Sejambu
6) Dusun Widoro
7) Dusun Banjaran
8) Dusun Banjaran
3
Batas wilayah :
a. Utara         : Desa Lopait
b. Selatan      : Desa Candirejo
c. Barat          : Rawa Pening
d. Timur         : Kota Salatiga
4
Topografi
a.  Luas kemiringan lahan (rata-rata) datar 158.566 Ha
b.  Ketinggian di atas permukaan laut (rata-rata) 14mdpl
5
Hidrologi :
Irigasi berpengairan teknis
6
Klimatologi :
a.  Suhu 27-30 °C
b.  Curah Hujan 2000/3000 mm
c.  Kelembaban udara
d.  Kecepatan angin
7
Luas lahan pertanian
a.   Sawah teririgasi            : 122.180 Ha
b.   Sawah tadah hujan       :     6.280 Ha
8
Luas lahan pemukiman      :    30.106 Ha
9
Kawasan rawan bencana :
a.       Banjir                        : - Ha

Sumber:
http://desa-kesongo.blogspot.co.id/
http://desakesongo.blogspot.co.id/