Sabtu, 18 Februari 2017
Senin, 30 Januari 2017
Nama-nama Demang/ Lurah/ Kepala Desa Kesongo
NAMA-NAMA
DEMANG/ LURAH/ KEPALA DESA
SEBELUM
DAN SESUDAH BERDIRINYA DESA KESONGO KECAMATAN TUNTANG
No
|
PERIODE
|
NAMA KEPALA DESA
|
KETERANGAN
|
1
|
Tidak
diketahui
|
RADEN
WIRYO
|
Sebelum
Tahun 1860
|
2
|
1880
s/d 1920
|
RADEN
KARTUBI
|
-
|
3
|
1920
– 1963
|
MERTOSUHARJO
|
-
|
4
|
1963
– 1990
|
RADEN
YITNODIHARJO
|
-
|
5
|
1990
– 1993
|
DHOFARI
|
-
|
6
|
1993
– 2005
|
MUSTAINUDIN
|
-
|
7
|
2005
s/d sekarang
|
ACHMAD
ADRO’I
|
-
|
Perangkat Desa (2016)
Kepala Desa : Ahmad Adro'i
Sekretaris Desa : Sumyani, S.Ag
Kaur Keuangan : Ruhoro
Kaur Pembangunan : Arifin
Kaur Pemerintahaan : Ma'arif
Kaur Kesra : ----
Kaur Umum : ----
Sekretaris Desa : Sumyani, S.Ag
Kaur Keuangan : Ruhoro
Kaur Pembangunan : Arifin
Kaur Pemerintahaan : Ma'arif
Kaur Kesra : ----
Kaur Umum : ----
Strategi Pembangunan Desa Kesongo Kecamatan Tuntang
![]() |
| depoknews.id |
Program Desa diawali dari Musyawarah
Perencanaan Pembangunan Desa yang dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, tokoh
Agama, RT / RW, Pemerintah Desa beserta BPD, dalam rangka penggalian gagasan.
Dari penggalian gagasan
tersebut dapat diketahui permasalahan yang ada di Desa dan kebutuhan apa yang
diperlukan oleh masyarakat, sehingga aspirasi seluruh lapisan masyarakat bisa
tertampung. Sebagai wakil dari masyarakat, BPD berperan aktif membantu
pemerintah desa dalam menyusun program Pembangunan.
Pemerintah Desa beserta BPD
merumuskan program Pembangunan Desa, dalam hal ini menyusun Pembangunan apa
yang sifatnya mendesak, dan harus dilakukan dengan segera; dalam arti menyusun
skala prioritas.
Musrenbang merupakan agenda
tahunan, di mana warga saling bertemu mendiskusikan masalah yang mereka hadapi
dan memutuskan prioritas pembangunan jangka pendek. Ketika prioritas telah
tersusun, kemudian di usulkan kepada pemerintah di level yang lebih tinggi, dan
melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) usulan masyarakat
dikategorisasikan berdasar urusan dan alokasi anggaran.
Proses penganggaran
partisipatif ini menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan
mereka pada pihak pemerintah. Proses Musrenbang juga terjadi di level kecamatan
dan kota/ kabupaten; demikian pula di provinsi dan nasional.
Musrenbang merupakan
pendekatan bottom-up di mana suara warga bisa secara aktif mempengaruhi rencana
anggaran kota dan bagaimana proyek-proyek pembangunan disusun.
Masyarakat di tingkat lokal
dan pemerintah punya tanggung jawab yang sama berat dalam membangun wilayahnya.
Masyarakat seharusnya berpartisipasi, karena ini merupakan kesempatan untuk
secara bersama menentukan masa depan wilayah. Masyarakat juga harus memastikan
pembangunan yang dilakukan pemerintah sesuai dengan kebutuhan.
Visi dan Misi Desa Kesongo Kecamatan Tuntang
VISI
DESA
MEWUJUDKAN DESA KESONGO
MENJADI DESA “BERMARTABAT” DAN MANDIRI MELALUI BIDANG PERTANIAN DAN
INDUSTRI KECIL
Nilai-nilai yang
melandasi:
Selama bertahun-tahun Desa Kesongo menyandang
gelar sebagai Desa Kategori desa Merah atau Miskin. Sebuah
sebutan yang sangat tidak membanggakan padahal sumber daya yang ada cukup
memadai, hanya saja penangangannya kurang maksimal.
Sebagian besar warga nelayan,
petani dan buruh tani juga ada yang memelihara hewan ternak meski dalam
skala kecil, biasanya hanya digunakan untuk investasi jangka pendek.
Makna yang terkandung :
Terwujudnya
:Terkandung
didalamnya peran pemerintah dalam mewujudkan DesaKesongo yang
mandiri secara ekonomi
Desa Kesongo
:Adalah
satu kesatuan masyarakat hukum dengan segala potensinya dalam sistem
pemerintahan di wilayah Desa Kesongo.
Bermartabat
:adalah Bersih, Makmur, Ta’at, Baik
dan Tenteram
Mandiri
:Adalah
suatu kondisi kehidupan yang kreatif, inovatif, produktif
dan partisipatif sehingga mampu memenuhi kebutuhannya sendiri
Pertanian
:Bahwa
sektor pangan adalah hal utama dalam perekonomian, sehingga tidak akan terjadi
rawan pangan di Desa Kesongo.
MISI DESA
1. Memperbaiki dan menambah sarana dan prasarana
yang dibutuhkan untuk Meningkatkan SDM melalui pendidikan formal maupun
informal.
2. Bekerja sama dengan petugas penyuluh lapangan
untuk meningkatkan hasil pertanian dan nelayan.
3. Meningkatkan usaha Pertanian dan
perikanan.
4. Meningkatkan dan mengelola Pendapatan Asli
Desa.
5. Mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih
melalui pelaksanaan Otonomi Daerah.
Monografi Desa Kesongo Kecamatan Tuntang
![]() |
| harian7.com |
NO.
|
URAIAN
|
JUMLAH
|
KETERANGAN
|
1
|
Kependudukan
|
||
A.
Jumlah Penduduk (Jiwa)
|
7.507
|
||
B.
Jumlah KK
|
2.150
|
||
C.
Jumlah laki-laki
|
|||
a.
0 – 15 tahun
|
827
|
||
b.
16 – 55 tahun
|
2.499
|
||
c.
Di atas 55 tahun
|
457
|
||
D.
Jumlah perempuan
|
|||
a.
0 – 15 tahun
|
812
|
||
b.
16 – 55 tahun
|
2.388
|
||
c.
Diatas 55 tahun
|
524
|
||
2
|
Kesejahteraan
Sosial
|
||
A.
Jumlah KK Prasejahtera
|
76
|
||
B.
Jumlah KK Sejahtera
|
126
|
||
C.
Jumlah KK Kaya
|
215
|
||
D.
Jumlah KK Sedang
|
1.132
|
||
E.
Jumlah KK Miskin
|
601
|
||
3
|
Tingkat
Pendidikan
|
||
A.
Tidak/belum tamat SD
|
1.561
|
||
B.
SD
|
3.099
|
||
C.
SLTP
|
1.486
|
||
D.
SLTA
|
1.133
|
||
E.
Diploma/Sarjana
|
228
|
||
4
|
Mata
Pencaharian
|
||
A.
Buruh Tani
|
639
|
||
B.
Petani
|
487
|
||
C.
Peternak
|
10
|
||
D.
Pedagang
|
11
|
||
E.
Tukang Kayu
|
17
|
||
F.
Tukang Batu
|
55
|
||
G.
Penjahit
|
13
|
||
H.
PNS
|
25
|
||
I.
Pensiunan
|
51
|
||
J.
TNI/Polri
|
8
|
||
K.
Perangkat Desa
|
15
|
||
L.
Pengrajin
|
25
|
||
M.Industri
kecil
|
32
|
||
N.
Buruh Industri
|
105
|
||
O.
Lain-lain
|
743
|
||
5
|
Agama
|
||
A.
Islam
|
7.443
|
||
B.
Kristen
|
50
|
||
C.
Protestan
|
-
|
||
D.
Katolik
|
13
|
||
E.
Hindu
|
-
|
||
F.
Budha
|
1
|
Peta Administratif Desa Kesongo Kecamatan Tuntang
PETA
ADMINISTRATIF
Titik Koordinat Desa: -7.291437,
110.462869
GAMBARAN
UMUM DESA KESONGO (Tapal Batas)
NO
|
URAIAN
|
KETERANGAN
|
1
|
Luas
wilayah
: 158.566 Ha
|
|
2
|
Jumlah
Dusun (RW) : 8 (Delapan)
1)
Dusun Ngentaksari
2)
Dusun
3)
Dusun Kesongolor
4)
Dusun Ngreco
5)
Dusun Sejambu
6)
Dusun Widoro
7)
Dusun Banjaran
8) Dusun Banjaran |
|
3
|
Batas
wilayah :
a.
Utara : Desa Lopait
b.
Selatan : Desa Candirejo
c.
Barat : Rawa
Pening
d.
Timur : Kota
Salatiga
|
|
4
|
Topografi
a. Luas
kemiringan lahan (rata-rata) datar 158.566 Ha
b. Ketinggian
di atas permukaan laut (rata-rata) 14mdpl
|
|
5
|
Hidrologi
:
Irigasi
berpengairan teknis
|
|
6
|
Klimatologi
:
a. Suhu 27-30
°C
b. Curah
Hujan 2000/3000 mm
c. Kelembaban
udara
d. Kecepatan
angin
|
|
7
|
Luas
lahan pertanian
a. Sawah
teririgasi :
122.180 Ha
b. Sawah
tadah hujan : 6.280 Ha
|
|
8
|
Luas
lahan pemukiman : 30.106 Ha
|
|
9
|
Kawasan
rawan bencana :
a. Banjir : - Ha
|
Sumber:
http://desa-kesongo.blogspot.co.id/
http://desakesongo.blogspot.co.id/
Langganan:
Komentar (Atom)




